Hikmah (trilogi 2)

Apa yang bisa kamu ambil hikmah sepanjang perjalanan hidupmu?

Bagi saya, hidup sangatlah unpredictable dan fascinating. Mengapa begitu?

Unpredictable adalah kita tidak dapat memprediksi hidup kita mau seperti apa. Tidak ada seorang pun yang mampu memprediksi hidupnya akan seperti apa atau bagaimana dia menjalankan hidupnya. Siapa kira teman atau mungkin orang terdekat kita yang ada dalam hidup kita, mengisi garis waktu kehidupan kita, dipanggil oleh Allah, Sang Pemilik Kehidupan, akibat virus corona ini. Padahal, kemarin dia masih berbincang-bincang dengan kita.
Hidup kita sebenarnya sama, dibagi dalam tiga besaran, lahir, hidup, dan maut. Namun, cara hidup maupun cara maut menjemput bisa jadi berbeda-beda. Ada yang terkena penyakit seperti jantung, sakit karena tua, ataupun maut menjemput karena virus corona.

Mungkin bagi kita, sekarang ini hanyalah menyusun rencana-rencana, menjalankan kehidupan dan nafas yang masih diberikan untuk menjalani kehidupan ini dengan sebaik-baiknya. Namun, acapkali terjadi dalam hidup, rencana yang sudah kita susun berantakan di tengah jalan atau hanya sekian persen dari rencana kita yang terwujud dalam hidup kita. Ini bukan berarti kita tidak perlu menyusun rencana. Terkadang rencana diperlukan agar kita semangat menjalani hidup ini. Terlepas dari kegagalan-kegagalan jika tidak berhasil mencapai rencana itu, tapi setidaknya kita punya tujuan dalam hidup ini.

Hal kedua dalam hidup, hidup sangatlah fascinating, karena ibaratnya seperti orang-orang katakan, hidup bagaikan roda yang berputar. Kadang ada orang yang di atas, kadang ada yang di bawah. Dan ini adalah kenyataan hidup. Bahkan saya menyaksikan dengan mata kepala sendiri ada orang yang hidupnya hancur karena perilakunya sendiri.

Dari sini saya banyak mengambil hikmah dari kisah hidup orang lain. Bahwa jangan pernah kita menyakiti atau menjatuhkan orang, karena saya percaya itu akan berbalik kepada kita, eventually.

Jujur, saya takut sebenarnya jika ‘karma’ (meminjam istilah perbuatan baik atau buruk yang kita lakukan) akan berbalik kepada saya. Karenanya kita disuruh untuk mengambil hikmah dari hidup orang lain atau kejadian-kejadian yang ada. Mengambil hikmah artinya meresapi dan berusaha sekeras hati dan sekuat tenaga agar tidak mengulangi kesalahan hidup orang lain.

Seperti contoh, orang terdekat saya tidak mampu mengambil hikmah dalam kejadian hidupnya. Akhirnya sekarang hidupnya terpuruk. Tapi saya berharap mudah-mudahan ada hikmahnya atas kejadian yang menimpanya. Semoga ini menjadi pelajaran yang berharga dalam hidupnya.

Saya hanya mampu berdoa atas diri saya dan orang-orang terdekat agar kita semua mampu mengambil pelajaran maupun hikmah dalam hidup ini, sekecil apapun tanda-tanda kehidupan yang mungkin menghampiri kita, kita semua diberi kemampuan untuk mengambil hikmah dan pelajaran berharga dalam hidup yang singkat ini. Tujuannya agar kita tidak mengulang kesalahan yang sama.

Diterbitkan oleh ardiansyahsalim

nothing.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: