Final Chapter

Yes!

Selesai sudah. Tidak mudah memang. Tapi semua itu tidak sia-sia.
Tantangan 30 hari menulis, bukanlah hal yang mudah memang. Menulis menuangkan ide. Ide yang ada di kepala bisa jadi banyak. Tapi ide saja tidak cukup. Karena kadang ide ketika dituangkan hanya menjadi beberapa kata.

Ide perlu dikembangkan agar tulisan kita mengalir seperti aliran air. Huruf demi huruf, kata demi kata, disusun agar menjadi sebuah frasa, kalimat, dan menjadi paragraf.

Apa pengalaman yang saya bisa ambil dari pengalaman #30dwc ini? Ternyata banyak hal yang bisa saya tulis dari apa yang saya alami dan rasakan.

Kemudian, dengan menulis dapat menjadi katarsis saya. Terkadang, hidup kita tidak selamanya senang, bahagia, dan tertawa. Ada masa-masa di mana hidup kita sedih, murung  galau, dan gelisah. Dengan menulis, kita dapat menuangkan semua perasaan kita. Baik itu sedih, bahagia, marah, nostalgia, dan kenangan. Melalui tulisan saya bisa ‘menyimpan’ semua perasaan dan kenangan itu agar tidak terlupakan.

Mungkin ke depannya saya akan membuat tulisan tentang inspirasi kehidupan. Bisa pengalaman sehari-hari, bisa juga terinspirasi dari pengalaman orang lain. Kenapa menulis tentang kisah kehidupan pribadi? Terkadang kisah kehidupan pribadi.bisa menginspirasi. Dulu saya pernah menyaksikan film tentang kisah seseorang yang ingin jadi penulis. Namun, sang penulis kebingungan mau menuliskan apa. Ketika pasangannya menyarankan agar coba menulis tentang kisah-kisah lain, penulis tersebut tetap bergeming dengan putusannya, untuk menulis tentang kehidupannya. Menurut sang penulis, ide tulisan yang terbaik adalah menulis tentang kisah hidup kita sendiri. Dengan menulis akan membuat semuanya hidup. Lebih lengkapnya bisa menyaksikan film ‘Nocturnal Animals’.

Meskipun tantangan #30dwc berakhir, saya akan berusaha untuk tetap menulis. Saat ini saya lagi fokus ke proyek lain, termasuk di dalamnya proyek menulis. Mudah-mudahan semuanya dilancarkan. Aamiin

Terakhir, terima kasih kepada seluruh rekan-rekan squad 1, kak santi zebagai guardian squad 1, mbak Igara, mbak Intan Dian, mba Arisita, mba Erni, mba Marcia, mba Maria, dan mba Sulis.

Juga ucapan terima kasih kepada kak Rezky Firmansyah dan kak Rizka Amalia Shofa. Beserta super team kak Sarikusuma Wijaya dan kak Stephanie Prisca Dewi.

Semoga tulisan-tulisan saya bermanfaat minimal untuk diri saya sendiri dulu

Diterbitkan oleh ardiansyahsalim

nothing.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: