Blog

Final Chapter

Selesai sudah. Tidak mudah memang. Tapi semua itu tidak sia-sia.Tantangan 30 hari menulis, bukanlah hal yang mudah memang. Menulis menuangkan ide. Ide yang ada di kepala bisa jadi banyak. Tapi ide saja tidak cukup. Karena kadang ide ketika dituangkan hanya menjadi beberapa kata. Ide perlu dikembangkan agar tulisan kita mengalir seperti aliran air. Huruf demiLanjutkan membaca “Final Chapter”

Corona (trilogi 3)

Sebenarnya sudah banyak saya menulis tentang corona. Betapa corona telah merenggut nyawa dua orang kawan saya. Namun demikian, alhamdulillah-nya di awal tahun baru 2021, saat ini bangsa Indonesia telah kedatangan vaksin Sinovac dari Cina. Ini membawa rasa optimisme dan secercah harapan terkait pandemi ini. Namun, yang masih menyedihkan adalah masih tingginya angka penyebaran virus ini.Lanjutkan membaca “Corona (trilogi 3)”

Hikmah (trilogi 2)

Apa yang bisa kamu ambil hikmah sepanjang perjalanan hidupmu? Bagi saya, hidup sangatlah unpredictable dan fascinating. Mengapa begitu? Unpredictable adalah kita tidak dapat memprediksi hidup kita mau seperti apa. Tidak ada seorang pun yang mampu memprediksi hidupnya akan seperti apa atau bagaimana dia menjalankan hidupnya. Siapa kira teman atau mungkin orang terdekat kita yang adaLanjutkan membaca “Hikmah (trilogi 2)”

Takut (trilogi 1)

Apa ketakutan terbesar dalam hidup saya? Mungkin setiap orang kalau ditanyakan ini tentu orang akan berpikir keras tentang ketakutan terbesar dalam hidupnya. Mungkin semua orang akan berpikir ketakutan terbesar dalam hidup adalah mati. Ya, mati mungkin adalah ketakutan terbesar dalam hidup setiap orang. Tidak ada orang yang akan siap dengan kematian. Melepaskan segala kenikmatan duniaLanjutkan membaca “Takut (trilogi 1)”

Teriak

Suatu malam kami dikejutkan dengan suara teriakan dan orang menangis. Sontak kami terkejut dan menerka-nerka apa yang sebenarnya terjadi. Ketika itu kami, saya dan sepupu, sedang duduk-duduk di teras mengobrol tentang segala hal. Teriakan itu terjadi malam sekali, sekitar pukul sepuluh lewat. Tak lama setelah teriakan itu terjadi, sepupu kami mendapatkan whatsapp dari orang yangLanjutkan membaca “Teriak”

Cemas

Saya saat ini sedang cemas. Entah kenapa saya cemas dan tidak tenang. Mungkin membayangkan kejadian-kejadian yang mungkin terjadi beberapa hari ke depan. Sesuatu yang besar akan terjadi. Sesuatu ini akan besar dampaknya buat mental dan sikap orang-orang terdekat saya. Terutama ibu saya. Dalam kondisi pemulihannya, beliau sangat mungkin terjadi akan sangat kaget mendengarkannya. Saat iniLanjutkan membaca “Cemas”

Kreatif

Bicara tentang kreatif, manusia diberi akal untuk mampu menciptakan kreativitas. Kreativitas adalah kemampuan lain manusia untuk bertahan hidup. Begitu banyak inovasi yang kita temui di kehidupan sehari-hari kita. Ini menunjukkan bahwasannya manusia mampu menciptakan ide-ide kreatif dalam hidupnya. Penemuan-penemuan mulai dari yang besar seperti penemuan mesin uap, mobil, dan sebagainya hingga hal-hal sepele seperti kancingLanjutkan membaca “Kreatif”

Langit

Langit JakartaLangit biru membentang indah, awan berarak dengan berbagai bentuknya menjadi simfoni yang menenangkan. Belakangan saya suka dengan langit Jakarta yang biru. Tidak seperti sebelum pandemi, dimana langit Jakarta kusam dan seperti mendung, padahal ini dikarenakan polusi udara yang tinggi di Jakarta. Langit CisaruaLangit Jakarta sangat berbeda dengan langit Jakarta. Saya sulit sekali mendapati langitLanjutkan membaca “Langit”

2020

Bicara tentang flashback di tahun 2020, banyak hal yang membuat diri kita merenung dan menjadikan bahan pelajaran di tahun 2020. Sebelumnya saya sudah menulis tentang harapan-harapan di 2021 serta capaian-capaian saya di 2020. Sekarang saya akan bercerita tentang apa yang saya rasa di tahun 2020. Melihat ke belakang, capaian-capaian yang saya peroleh, baik dalam hidupLanjutkan membaca “2020”

Menatap Masa Depan

Sebentar lagi, dalam hitungan beberapa jam, kita akan memasuki tahun baru 2021. Di penghujung tahun ini, saya sedang merancang rencana masa depan. Ya, rencana untuk masa depan saya. Banyak hal yang mau saya lakukan dan kerjakan. Semoga satu persatu rencana ini akan terealisasi dengan lancar. Aamiiin! Rencana pertama, saya ingin menikah, mengingat saya sudah lamaLanjutkan membaca “Menatap Masa Depan”

Memuat…

Terjadi kendala. Silakan muat ulang halaman dan/atau coba kembali.


Ikuti Blog Saya

Dapatkan konten baru yang dikirim langsung ke kotak masuk Anda.

%d blogger menyukai ini: